Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

 


AKU DAN KAMU MASIH BISA

 



Gundah kala aku menyendiri

Membangun asa dalam sepi

Melihat nurani yang tidak terisi

Nelangsa menghantui hati ini

Tulus atau hanya sandiwara

Kata sudah yang kau ucap penuh resah

Mengoyak hati seketika pecah terbawa

Dalam perjalanan yang telah menemui lelah

Sajak rindu telah kadaluwarsa bertutur

Beribu rayu tak mampu rubah ketetapan

Kau teguh berkata aku harus mundur

Sedangkan air mata ini jatuh kehilangan

Menunggu kamu siang malam

Bunyi gemericik hujan membasahi

Deru angin mengusik tubuh menghantam

Tidakkah menjadi bukti untuk kau peduli lagi

Tak mengapa  jika aku ikut dalam episode yang membelenggu

Jika memang kau sajikan penghargaan yang amat dalam untukku

Penghargaan kesetiaanku mempertahankan posisimu dihatiku

Yang menunggu untuk menjadi satu lagi dihatimu

Layani rindu ini kembali

Menjadi tamu hati yang aku ingin

Aku tau bercandamu ini pasti ilusi

Perpisahan ini bukan aku yang ingin

Yusuf Sodhiqin
Yusuf Sodhiqin Hello, saya Yusuf Sodhiqin, Sahabat Rumah Belajar Banten 2020 Guru Matematika SMAN 1 Kota TangSel Juara IV Best Practice Nasional PJJ LPMP DIY Favorite Writer Lomba Puisi ASEAN 2020

Posting Komentar untuk "AKU DAN KAMU MASIH BISA"