Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

 


My Future and My Activities

Pentingnya matematika di tengah arus globalisasi dan perdagangan bebas MEA saat ini, memerlukan pembinaan sejak dini kepada anak – anak Indonesia untuk lebih mengenal dan menyukai matematika, agar Indonesia mampu bersaing dengan Negara lain disituasi yang semakin kompetitif. Namun yang terjadi saat ini di jenjang sekolah dasar dan menengah, masih sering terjadi permasalahan terkait kurangnya penguasaan materi matematika. Salah satu penyebab kurangnya penguasaan matematika adalah rendahnya minat siswa untuk belajar matematika. Kebanyakan siswa selalu berasumsi bahwa matematika itu sulit, rumit dan tidak menyenangkan.

Sebagai lulusan sarjana pendidikan matematika, saya berusaha mencoba menyisipkan matematika yang bermakna, simpel dan asik melalui aktivitas pekerjaan, organisasi dan komunitas yang saya ikuti. Berada didalam tim pembuat soal olimpiade matematika, saya bertugas membantu mencarikan referensi sekaligus membuat soal matematika yang mengasah nalar, kreatif dan kritis siswa yang bukan hanya perhitungan sistematis biasa. Hal ini membantu siswa dalam mengerjakan soal matematika yang tidak mengacu lagi kepada perhitungan dan hafalan, tetapi soal yang mengasah daya pikir dan membuat belajar menjadi bermakna. Siswa tidak lagi menjawab bahwa soal tersebut kurang informasi ataupun kurang logis, karena sudah terbiasa kritis dan kreatif. Sehingga kedepan, siswa Indonesia mampu bersaing dengan siswa lain dari Negara yang sudah maju dalam hal persaingan olimpiade matematika.

Menjadi guru privat dan bimbel juga memberikan kesempatan kepada saya menyampaikan kepada siswa bahwa matematika itu menyenangkan dan bukan hanya sebagai perhitungan. Menghilangkan persepsi matematika yang sulit dengan permainan adalah kegiatan yang sering saya tambahkan ketika mengajar. Memasukkan hobi kesukaannya kedalam pembelajaran matematika adalah jembatan yang saya buat antara matematika dan siswa agar tidak dipandang sebagai sesuatu yang rumit lagi. Alhasil, salah satu murid privat saya yang sudah di drop out dari sekolah dan tidak menyukai matematika pada awalnya, menjadi bisa dan tertarik untuk mempelajarinya.

Disamping berpartisipasi dalam tim soal olimpiade serta menjadi guru privat dan bimbel, saya juga masuk ikatan remaja masjid dengan berpartisipasi sebagai ketuanya. Latar belakang saya yang kuliah di jurusan pendidikan memunculkan inisiatif untuk mengajak teman – teman remaja masjid yang berlatar belakang pendidikan mendirikan komunitas remaja peduli pendidikan (KRPP) yang berbasis di masjid. KRPP menjadi program pengabdian masyarakat di periode kepengurusan saya, dengan mendirikan komunitas belajar gratis yang diperuntukkan untuk anak – anak yang susah belajar dan tidak mampu belajar tambahan dengan les diluar. Komunitas ini saya gunakan sekaligus sebagai wadah sharing anak – anak yang mempunyai masalah kesulitan belajar di matematika tanpa harus mengeluarkan biaya. Di komunitas ini, saya posisikan diri saya sebagai tutor matematika yang mengidentifikasi kesulitan matematika anak – anak dan memberikan solusinya dengan terlebih dahulu mengenal minat pribadinya.

saat berkunjung ke bandung untuk Anjangsana ❤
 

Disamping menjadi guru privat matematika saat ini, saya masih aktif dalam anggota kepramukaan sebagai Pembina Penggalang Gugus Depan Raden Fatah dan anggota Satuan Komunitas Sekawan Persada Nusantara Cabang Tangerang Selatan. Ilmu pramuka dapat saya terapkan dalam pengajaran matematika dengan permainan dan studi kasus di lapangan. Mengajarkan matematika dengan berbekal keterampilan pramuka menguntungkan saya menyelipkan berbagai variasi permainan di pembelajaran matematika, sekaligus menambah pengalaman dalam mengajar di alam atau ruang terbuka seperti saat saya pergi ke daerah kramat watu, banten. Alhamdulillah, banyak diantara murid yang diajar tidak keberatan untuk diajak belajar di alam.

SALAM PRAMUKA !👐

Apa yang telah saya coba dan sekarang lakukan adalah hanya perjuangan untuk mengubah kesan kakunya pembelajaran dan pengajaran matematika didalam pendidikan. Kedepan, saya ingin menjadi dosen pendidikan matematika yang melahirkan pengajar – pengajar matematika yang mampu merubah paradigma sulit dan rumitnya matematika. Menjadi dosen adalah cita – cita saya dari kecil karena kecintaan saya terhadap dunia pendidikan. Ketika telah menjadi dosen, saya akan terus mencari berbagai referenssi metode dan inovasi pembelajaran yang mengasah kemampuan berpikir mahasiswa, kemudian diberikan dalam perkuliahan agar calon – calon pengajar muda yang lulus dari fakultas pendidikan kelak dapat mengikuti untuk berinovasi dalam pembelajaran dan siap menjadi guru yang kreatif.

Disamping itu, saya akan membantu dalam memberikan pelatihan guru yang diadakan oleh kampus mengenai inovasi dan metode mengajar di kelas dalam mengembangkan kompetensi siswa. Mengingat, banyak saat ini guru yang bukan berasal dari pendidikan namun bekerja sebagai guru sehingga perlu tambahan mengenai ilmu pedagogiknya. Melalui pendidikanlah matematika dipelajari, sehingga kesukaan siswa terhadap matematika sangat bergantung kepada bagaimana matematika itu tersampaikan dan tersusun secara sederhana sekaligus bermakna dalam pendidikan.   

 MARI BERKONTRIBUSI UNTUK SIAPAPUN -📘👍

Yusuf Sodhiqin
Yusuf Sodhiqin Hello, saya Yusuf Sodhiqin, Sahabat Rumah Belajar Banten 2020 Guru Matematika SMAN 1 Kota TangSel Juara IV Best Practice Nasional PJJ LPMP DIY Favorite Writer Lomba Puisi ASEAN 2020

Posting Komentar untuk "My Future and My Activities"